Edukasi Pinjol

Apa itu Jasa Gestun? Apakah Aman? Simak Selengkapnya

A
Administrator
04 Jul 2025
Apa itu Jasa Gestun? Apakah Aman? Simak Selengkapnya

Dalam kondisi keuangan yang lagi seret, nggak sedikit orang yang nekat cari cara instan untuk dapet uang tunai. Salah satu yang sering jadi pilihan adalah jasa gestun alias gesek tunai. Buat yang belum familiar, gestun itu adalah praktik mencairkan limit kartu kredit lewat mesin EDC (Electronic Data Capture) yang seharusnya cuma dipakai untuk transaksi belanja barang atau jasa.

Tapi yang terjadi di jasa gestun, kamu bawa kartu kredit ke toko yang kelihatannya kayak toko biasa lalu kartu kamu digesek seolah-olah kamu belanja, padahal kamu cuma butuh uang cash. Nanti kamu dikasih uang tunai, tapi tentunya dengan potongan alias fee. Fee ini bisa lumayan besar lho, bisa 3%–10% tergantung tempat dan jumlah transaksi.

Nah, walaupun kelihatannya praktis, kenyataannya praktik gestun ini punya banyak risiko. Di artikel ini kita akan bahas tuntas mulai dari apa itu gestun, gimana cara kerjanya, risikonya, hingga solusi lain yang lebih sehat secara finansial. Yuk simak sampai habis.

 

Konsultasi Gratis Sekarang!

 

Apa itu Gestun?

Mungkin kamu pernah lihat di media sosial, forum online, atau bahkan brosur di tempat nongkrong yang nawarin gestun. Kalimatnya manis banget: “Butuh uang cepat? Gesek kartu aja, cair langsung!” Tapi di balik semua itu, ada skema yang cukup rumit dan berisiko.

Secara garis besar, proses gesek tunai itu seperti ini: Pemilik kartu kredit datang ke merchant atau toko penyedia jasa gestun Toko tersebut menggunakan mesin EDC untuk memproses “transaksi palsu” seolah-olah kamu beli barang. Setelah transaksi berhasil, toko memberikan uang tunai kepada pemilik kartu, setelah dipotong biaya jasa. Di laporan bank, transaksi ini akan tercatat sebagai pembelian barang, bukan tarik tunai. Karena nggak terlihat sebagai tarik tunai, orang-orang yang pakai jasa ini berharap bisa terhindar dari bunga tarik tunai yang tinggi. Tapi… tunggu dulu. Justru di sinilah jebakan sebenarnya. Transaksi ini memang kelihatan seperti belanja, tapi pihak bank bisa mencurigai pola transaksi yang nggak wajar dan akibatnya bisa fatal.

 

Apakah Gestun Aman? Ini Risiko yang Wajib Kamu Tahu

Kalo kamu masih mikir, “ah yang penting uangnya cair, nanti juga bisa dibayar cicilan,” coba pikirin ulang deh. Di balik kemudahannya, ada sejumlah risiko besar yang ngintai:

 

Melanggar Aturan Bank dan OJK

Gestun itu illegal practice alias nggak dibenarkan dalam aturan penggunaan kartu kredit. Bank Indonesia (BI) dan OJK udah jelas melarang transaksi fiktif macam ini. Kalo ketahuan, kartu kredit kamu bisa langsung diblokir tanpa peringatan. Bahkan kamu bisa masuk daftar hitam perbankan.

 

Bunga dan Cicilan Tetap Jalan

Meskipun transaksi kamu tercatat sebagai pembelian, bank tetap bisa mengenakan bunga karena mereka mendeteksi pola abnormal. Jadi, nggak ada jaminan kamu bisa “mengelabui” sistem. Ujung-ujungnya malah tekor lebih banyak.

 

Penipuan dan Penyalahgunaan Data

Karena pelaku gestun ini nggak semuanya resmi, kamu juga berisiko jadi korban penyalahgunaan data. Bisa saja data kartu kredit kamu disalin dan disalahgunakan untuk transaksi ilegal. Pernah kejadian orang kena tagihan puluhan juta karena datanya bocor pas pakai jasa gestun.

 

Utang Menumpuk dan Sulit Dilunasi

Sifat gestun itu bikin orang jadi makin konsumtif. Karena uang tunainya terasa instan, banyak yang akhirnya kecanduan gesek sana-sini. Tanpa sadar, tagihan makin numpuk, bunga berjalan terus, dan kamu bisa terjebak dalam utang kartu kredit yang nggak ada habisnya.

 

Cek juga : Jenis Investasi Jangka Pendek Terbaik Pakai Modal Kecil

 

Alasan Banyak Orang Masih Nekat Gestun

Meski risikonya besar, faktanya masih banyak banget yang nekat ambil jalan pintas ini. Kenapa? Ada beberapa alasannya: Butuh dana darurat yang mendesak (kayak bayar rumah sakit, cicilan, atau kebutuhan keluarga) Nggak bisa pinjam ke bank karena skor BI Checking jelek Merasa ini satu-satunya jalan yang cepat dan “mudah” Kurangnya edukasi soal risiko gestun dan alternatif lainnya Padahal sebenernya, ada lho solusi yang lebih aman dan nggak bikin kamu terjebak dalam lingkaran utang. Salah satunya adalah dengan melakukan restrukturisasi atau negosiasi ulang cicilan yang menyesuaikan dengan kemampuan kamu.

 

Konsultasi Gratis Sekarang!

 

Pertanyaan Umum (FAQ)

 

 Apa itu gestun?

Gestun adalah singkatan dari gesek tunai, yaitu praktik mencairkan limit kartu kredit menjadi uang tunai melalui transaksi palsu di mesin EDC. Ini dilakukan seolah-olah pemilik kartu belanja, padahal yang diterima adalah uang cash.

 

Risikonya antara lain kartu kredit diblokir, bunga yang tetap berjalan, potensi penipuan, hingga data kartu disalahgunakan. Dan yang paling parah, kamu bisa terlilit utang yang makin besar.

 

Sekilas iya, tapi dalam jangka panjang justru bikin kamu tambah pusing karena harus bayar tagihan dan bunga yang besar. Lebih baik cari solusi yang aman dan legal seperti restrukturisasi utang.

Gestun mungkin terlihat seperti solusi cepat di tengah kebutuhan mendesak, tapi risikonya jauh lebih besar daripada manfaatnya. Jangan sampai niatnya cari solusi, malah terjebak dalam utang dan masalah hukum.

Kalau kamu sudah mulai merasa kewalahan dengan cicilan kartu kredit, pinjaman online, atau tagihan bulanan yang terus membengkak, sekarang waktunya ambil langkah bijak. Jangan tunggu sampai semuanya makin rumit.

 Konsultasi Gratis Sekarang!

Butuh Bantuan Mediasi Utang?

Tim ahli kami siap membantu Anda menyelesaikan masalah hutang pinjaman online. Konsultasi GRATIS!

Konsultasi via WhatsApp
Bisalunas Logo

Solusi finansial terpercaya untuk membantu Anda mencapai kebebasan finansial dengan aman dan nyaman.

Kontak

  • Menara Anugrah, Lt. 16, Unit 16.A, Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot. 8.6-8.7, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, 12950
  • 0858-6600-6000
  • cs@bisalunas.id

Terdaftar di Komdigi

015358.01/DJAI.PSE/08/2024

Perhatian

  1. 1. Bisalunas merupakan layanan mediasi yang membantu masyarakat yang memiliki kendala dalam pembayaran pinjaman daring dengan cara menjembatani komunikasi antara debitur dan pihak pemberi pinjaman secara legal, manusiawi, dan transparan.
  2. 2. Bisalunas bukan lembaga keuangan, bukan penyedia pinjaman (lender), dan tidak melakukan kegiatan penagihan atau pemberian dana dalam bentuk apa pun. Peran Bisalunas terbatas pada proses mediasi agar tercapai kesepakatan yang adil antara kedua pihak.
  3. 3. Pengguna layanan disarankan untuk memahami sepenuhnya risiko, ketentuan, dan kemampuan finansialnya sebelum menyetujui hasil mediasi atau rencana pembayaran. Bisalunas akan memberikan panduan dan informasi secara objektif, namun tidak menjanjikan penghapusan, pengurangan, ataupun keberhasilan negosiasi dalam jumlah tertentu.
  4. 4. Dalam pelaksanaan layanan, Bisalunas dapat mengumpulkan dan mengelola data pribadi pengguna sesuai dengan persetujuan eksplisit yang diberikan oleh pengguna. Seluruh data digunakan hanya untuk keperluan mediasi dan dijaga sesuai dengan peraturan perlindungan data pribadi yang berlaku di Indonesia.
  5. 5. Dengan menggunakan layanan Bisalunas, pengguna dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui seluruh ketentuan ini. Keputusan untuk melanjutkan proses mediasi berarti pengguna menyadari sepenuhnya peran, batasan, serta tanggung jawab masing-masing pihak.
  6. 6. Bisalunas berkomitmen untuk menjalankan kegiatan secara etis, transparan, dan sesuai hukum, demi membantu masyarakat menyelesaikan permasalahan pinjaman online secara bertanggung jawab dan bermartabat.

© 2025 Bisalunas. Seluruh hak cipta dilindungi.

Bisalunas

Bisalunas Verified

Fast Response

Sulit atur tagihan pinjol? Yuk, cari solusi bersama Bisalunas. Kami bantu mediasi untuk mengurangi beban tagihan kamu. Konsultasi GRATIS!