Panggilan dari debt collector yang datang berulang kali dalam sehari sering bikin kita merasa tertekan, panik, bahkan stres.
Tapi sebenarnya, berapa kali debt collector boleh menelepon dalam sehari menurut aturan OJK? Apakah ada batas resminya?
Faktanya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak menetapkan angka pasti terkait jumlah maksimal telepon yang boleh dilakukan debt collector dalam satu hari. Namun, OJK mengatur etika dan batas kewajaran penagihan yang wajib dipatuhi oleh semua penyelenggara jasa keuangan.
Tidak Ada Batas Angka, Tapi Ada Batas Etika
OJK memang tidak menetapkan angka pasti terkait jumlah maksimal telepon dalam sehari. Namun, bukan berarti penagih bisa menghubungi Anda tanpa henti. Penagihan wajib dilakukan secara wajar, tidak berlebihan, dan menghormati privasi peminjam. Artinya, yang dinilai bukan sekadar jumlah teleponnya, melainkan dampak dan cara penagihannya. Jika telepon dilakukan berulang kali dalam waktu singkat hingga menimbulkan tekanan psikologis, praktik tersebut sudah dikategorikan sebagai penagihan yang tidak beretika.
Ketentuan OJK Mengenai Etika Penagihan
Jika kita merujuk pada POJK Nomor 10 Tahun 2022 dan SEOJK Nomor 19 Tahun 2023, OJK memang tidak menetapkan angka pasti mengenai batas jumlah telepon per hari. Namun, OJK telah mengatur secara tegas mengenai tata cara dan etika penagihan.
Berikut adalah beberapa poin penting yang perlu Anda ketahui:
Larangan Intimidasi dan Ancaman
Sesuai dengan POJK dan SEOJK, proses penagihan dilarang keras menggunakan unsur ancaman, intimidasi, ataupun tindakan mempermalukan nasabah. Selain itu, penyebaran data pribadi kepada pihak ketiga juga merupakan pelanggaran hukum yang serius.
Batasan Waktu Penagihan
Pihak penagih tidak diperbolehkan menghubungi Anda setiap saat. Penagihan melalui sarana komunikasi hanya diizinkan pada jam kerja, yaitu pukul 08.00 hingga 20.00 waktu setempat.
Apa Yang Harus Dilakukan Jika Mendapatkan Penagihan Tidak Sesuai Aturan?
Jika Anda menghadapi penagihan yang sudah tidak wajar, berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan:
- Tetap tenang dan tidak terpancing emosi
- Pastikan Anda menyimpan bukti panggilan serta pesan yang masuk sebagai dokumentasi.
- Jangan ragu untuk menyampaikan keberatan jika frekuensi penagihan mulai terasa mengganggu produktivitas Anda.
- Mencari pendampingan atau mediasi profesional menjadi jalan tengah yang efektif untuk menghentikan tekanan penagihan sekaligus membuka pintu negosiasi yang lebih realistis.
Menghadapi tumpukan tagihan memang bukan perkara mudah, tapi bukan berarti Anda harus merelakan kesehatan mental setiap harinya. Memahami batas-batas aturan OJK adalah langkah awal agar Anda bisa lebih tenang dalam mengambil keputusan.